BREAKING NEWS” 250 Siswi SMP Negeri 1 Turi hanyut saat kegiatan Pramuka di sungai

IDN POKER
Spread the love

CEME ONLINE – Pencarian siswa SMP Negeri 1 Turi yang hanyut terbawa arus Sungai Sempor, Sleman hingga saat petang ini terus berlanjut. Dan pencarian dilakukan Basarnas DIY dan tim SAR gabungan.
Kepala Basarnas DIY, Lalu Wahyu Effendi menjelaskan bahwa dari laporan yang diterima, total ada 256 siswa yang terdaftar ikut kegiatan susur sungai tersebut. Sebagian besar sudah ditemukan dan saat ini sedang masih melakukan pencarian terhadap para korban yang dilaporkan masih hilang.

“Dapat kami laporkan dari pihak sekolah, ada sekitar 256 orang yang ikut dimana rincian enam izin sehingga ada 250 siswa yang ikut,” kata Wahyu saat ditemui di lokasi, Jumat (21/2/2020) petang.

“Enam orang dirawat di Klinik SWA, empat dinyatakan meninggal, dua luka. Kemudian di Puskesmas Turi sebanyak 27 orang, dan satu di RS Purihusada. Lalu 200 orang sudah absen di sekolah dan 10 orang sudah melapor. Tinggal enam orang lagi yang masih dalam pencarian,” lanjutnya.

Pihaknya masih memastikan enam orang yang belum ditemukan apakah sudah kembali ke rumah atau belum.

“Kami masih belum bisa memastikan yang hilang karena kami masih mencari data di pihak sekolah, sinkronkan apakah enam (siswa) hanyut atau sudah pulang,” kata dia.

Diberitakan sebelumnya, siswa SMPN 1 Turi dilaporkan hanyut di Sungai Sempor, Dusun Dukuh, Desa Donokerto, Turi, Sleman. Dari info awal, siswa yang hanyut itu dalam kegiatan pramuka dan sedang melakukan susur sungai.

Diwawancara terpisah, Kepala Dusun Dukuh, Tartono (54) mengaku tahu kejadian itu dari siaran toa masjid.

“Tahunya tadi jam 14.30 WIB ada anak yang hanyut di Sungai Sempor. Kegiatan di situ murni kegiatan Pramuka dari SMPN 1 Turi yakni susur sungai,” ujar Tartono saat ditemui di lokasi kejadian sore ini.

Pantauan di lokasi, Dusun Dukuh, Desa Donokerto, Kecamatan Turi, Sleman, proses evakuasi masih terkendala kondisi medan yang gelap. Dan Selain itu hujan masih terus mengguyur lokasi kejadian.

Untuk saat ini, proses pencarian ditunda untuk sementara. Kata Bupati Sleman, Sri Purnomo, Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Sleman Joko Supriyanto dan tim gabungan masih berkoordinasi.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*