Keistimewaan Desa Gamcheon Yang Dikunjungi Presiden Jokowi

Keistimewaan Desa Gamcheon
Gamcheon Culture Village
Spread the love

Presiden Joko Widodo mengungkapkan, keistimewaan desa gamcheon dulunya adalah kampung yang kumuh dan sekarang menjadi tujuan wisata turis.

“Sudah kumuh, lokasinya pun sulit: di lereng gunung yang curam. Sampai kemudian desa ini berbenah, ditata, diberdayakan.”

“Jadilah Gamcheon Culture Village sebagai salah satu tujuan wisata yang ramai, bahkan dikenal dengan sebutan Machu Picchu-nya Busan.”

“Mengisi hari Minggu di Busan, saya mengunjungi desa budaya Gamcheon selepas siang tadi, Luar biasa.”

“Rumah-rumah yang dicat berwarna-warni, dinding-dindingnya dihiasi beragam karya seperti mural. Jalan-jalan dan lorong-lorongnya yang sempit dipenuhi toko cenderamata, galeri seni dan tempat makan.”

“Dari sebuah kafe di ketinggian, saya dan ibu negara menikmati pemandangan atap-atap bangunan yang seolah bertumpuk seraya menikmati makanan khas Korea Selatan.”

“Penataan desa Gamcheon mengingatkan saya model serupa di tanah air seperti yang ada di Klaten, Yogyakarta, atau di Nglanggeran, Gunung Kidul. Gamcheon bisa menjadi inspirasi bagi kepala daerah kita, bagi kampung-kampung kita, bagi desa-desa kita, bahwa yang kumuh pun kalau ditata dengan baik, bisa meningkatkan ekonomi masyarakat,” begitu tulis dari akun Instagram Presiden Jokowi.

Sejarah Gamcheon Culture Village

Keistimewaan Desa Gamcheon di Busan sudah dijuluki sebagai “Santorini Korea” atau “Machu Picchu Korea” karena rumah-rumahnya yang berwarna-warni di sekitar kaki gunung Saha-gu.

Lokasi wisata ini menyuguhkan pemandangan indah penuh warna dan bersemangat dari ketinggian di Busan yang termasuk sebagai lingkungan-lingkungan terbaik yang ada di dunia. Kini, Gamcheon juga menjadi destinatsi wisata dari seluruh penjuru dunia.

Sisai gunung tidak dianggap sebagai lokasi yang ramah untuk dibangun dan dibiarkan sebagai lokasi terakhir yang bisa dijangkau oleh ribuan pengungsi dari perang Korea. Penduduknya bertambah pesat pada tahun 1950-an dimana orang Korea melarikan diri ke Busan untuk menghindari peperangan di seluruh Korea.

Pada saat itu rakyat yang melarikan diri tersebut membangun rumah-rumah gubuk untuk menjadi tempat tinggal sementara. Mulai dari sanalah Gamcheon semakin bertambah populasinya dan semakin berkembang, sehingga saat ini menjadi salah satu tempat atau lokasi wisata yang wajib dikunjungi.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*