Kota Tarakan, Menelusuri Jejak Perang Dunia Kedua

Kota Tarakan
Museum di Tarakan
Spread the love

Kota Tarakan kini menjadi salah satu daerah penghasil minyak bumi di tanah air yang pengeboran minyaknya sudah ada sejak penjajahan Belanda.

Selain terkenal akan penghasil minyak buminya, Kota Tarakan juga menjadi perebutan dari negara-negara yang berperang pada saat perang pasifik dulu.

Perebutan itu terjadi lantaran minyak bum yang dihasilkan dari kota ini kualitasnya sangat bagus. Bekas-bekas Perang Dunia tersebut masih bisa ditemukan sampai saat ini.

Salah satunya adalah museum sejarah Perang Dunia, lokasinya berada di Kompleks Tarakan Islamic Center, Kampung Empat.

Museum Kembar

Museum yang identik dengan warna putih ini memiliki dua bagian. Kedua bangunan ini kelihatan mirip sehingga orang-orang memanggilnya dengan Museum Kembar.

Bangunan yang satunya adalah Museum Sejarah Perang Dunia dan bangunan yang lainnya adalah Museum Sejarah Perminyakan.

Museum ini dijadikan sebagai obyek wisata dan wajib dikunjungi saat berada di Kota Tarakan dengan harga tiket masuk yang sangat murah yaitu Rp 5.000 saja.

Sebelum masuk ke bangunan museum, ada tiga mobil kuno yang sedang terpakir rapi dibagian depannya. Biasanya para pengunjung mengambil foto dengan mobil kuno itu yang dulunya adalah angkutan umum di Tarakan.

Dokumentasi Dahsyatnya Perang Dunia

Isi dalam bangunan Museum Sejarah Perang Dunia adalah barang peninggalan bekas Perang Dunia II yang terjadi di daerah Tarakan. Jepang berhasil merebut Kota Minyak ini dari Belanda pada tahun 1942.

Barang-barang bersejarah bekas perang dipamerkan di dalam museum. Benda-benda itu diantaranya adalah katana, senjata, hingga baju perang. Terdapat juga potongan baling-baling pesawat tempur dan juga barang lainnya seperti uang zaman dulu, sepeda tua, keramik lantai, piring dan prasasti.

Sejarah Perminyakan Tarakan

Selain barang peninggalan bersejarah bekas Perang, para pengunjung juga bisa mempelajari sejarah perminyakan di Tarakan dari gedung sebelahnya.

Di museum yang satu ini, dipertunjukkan berbagai barang dulu digunakan untuk mengebor minyak di Tarakan. Ada pula mata bor, alat laboratorium dan juga detektor gas.

Barang antik lainnya adalah pakaian pekerja pada waktu itu, alat-alat kantor, alat penampung minyak hingga pemadam api.

Foto-foto jadul tentang awal mula berdirinya industri minyak di tarakan juga terpasang di dinding-dinding museum ini.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*