Nareend, Ini Dia Trik-Trik Motret Saat Konser Memakai Kamera Ponsel

NareendOppoReno3
Nareend Oppo Reno3
Spread the love

Khameswara punya banyak pengalaman soal fotografi konser. Beberapa musisi ternama, seperti Raisa Andriana, Afgan Syahreze, grup Svmmerdoze mempercayakan Nareend untuk menjadi juru dokumentasi.

Dalam profesi saya ini, saya menggunakan Smartphone untuk banking foto. Hasilnya tentu ada yang bagus ada yang tidak, Kata Nareend kepada saya bebearapa waktu lalu. Ternyata dalam mengabdikan momen panggung para musisi, dia tidak melulu menggunakan kamera profesional. Untuk beberapa keperluan, Nareend mengambil gambar dengan ponselnya.

Nareend menambahkan, pecinta fotografis bisa mengambil foto konser yang bagus dengan kamera ponsel. Foto panggung, kata dia, tidak melulu mengabdikan potret detail dari performer. Ada beberapa angle foto yang bisa diambil dengan ponsel, seperti kemegahan panggung, warna-warni lighting, hingga suasana konser.

Kalau misal penonton dekat bibir panggung, otomatis dia akan mendapatkan figur dari performernya lebih jelas. (Jika jarak panggung agak jauh) jenis foto yang bisa diambil mungkin lighting panggungm kemegahan panggung dan ambience, imbuh Nareend. Mengenai angle foto, perlu disesuaikan dengan posisi di area konser. Selain itu, cermati juga lighting panggung untuk mendapatkan pencahayaan yang apik.

Nareend menambahkan, pecinta fotografis bisa mengambil foto konser yang bagus dengan kamera ponsel. Foto panggung, kata dia, tidak melulu mengabdikan potret detail dari performer. Ada beberapa angle foto yang bisa diambil dengan ponsel, seperti kemegahan panggungm warna-warni lighting hingga suasana konser.

Oke kalau di konser sih ISO tidak lebih dari 1.000. kalau lebih biasanya over atau noise. Terus (shutter) speed diusahakan 150-250, karena kalau dibawah itu (gambar) akan bergerak (shaking). (performer) biasanya bergerak dengan cepat. Paling tidak kalau kita taruh (shutter speed) di 200 momen freeze-nya dapat. Saat memotret konser khususnya di malam hari dengan kondisi cahaya minim, Nareend menyarankan pengguna Smartphone menggunakan mode manual jika tersedia, Dengan beitu menggunakan mode manual jika tersedia. Dengan begitu, pengaturan cahaya bisa disesuaikan dengan kebutuhan pemotretan.

Nareend pun mengungkapkan impresinya menggunakan OPPO Reno3 Menurutnya, Reno3 cukup mumpuni untuk mengambil gambar di atas panggung. Dia juga menjelaskan, sebaiknya tidak menggunakan zoom terlalu besar karena akan membuat gambar pecah dan bisa kehilangan momen saat penampil bergerak cepat. Agar didapatkan fokus yang jelas, kata Nareend, ambil foto ketika penampil dalam posisi diam, karena dengan Smartphone sedikit sulit mendapatkan gambar dalam keadaan objek bergerak.

Nareend-oppo-reno3
Nareend-oppo-reno3

HomePage;

Di OPPO Reno3 Mode manualnya sih, karena dengan manual kita bisa improvisasi. Manualnya ada (Pengaturan) ISO, aoerture, (shutter) speed, dan fokus.

Sekadar diketahui OPPO juga membekali kameranya dengan sejumlah fitur menarik. Ada Ultra Dark Mode yang menjanjikan foto terang di kondisi kurang cahaya. Lalu ada fitu 5x Hybrid Zoom dab 20x Digital Zoom. Membuat objek yang cukup jauh dapat terpotret dengan kualitas yang baik. Namun yang menarik ponsel ini punya fitur 108MP Ultra Clear Image yang memungkinkan Reno3 akan mengambil foto multi-frame dan melalui kecerdasan buatan akan secara otomatis digabungkan. Hasilnya gambar asli dengan pixel yang rendah akan diubah menjadi gambar dengan resolusi tinggi, tajam , dan jelas.

OPPO membuka pre-order tahap kedua hingga 26 Maret 2020. Sebelumnya pre-order tahap pertama pada 17-26 Maret Reno3 ludes dipesan. Pre-order tahap pertama konsumen mendapatkan bonus bluetooth speaker OASE S3 senilai RP 1 juta. Sementara di pre-order kedua ini konsumen akan mendapatkan speaker bluetooth JBL GO (Jumlah Terbatas).

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*