Perawat Di Medan Positif Corona, Akibat Tangani PDP Yang Meninggal

Perawat Positf Corona
Perawat Positif Corona
Spread the love

Seorang perawat di RS Bunda Thamrin Medan dinyatakan positif Corona. Dia diduga tertular dari pasien dalam pengawasan (PDP) yang meninggal di rumah sakit itu.

Aris menjelaskan perawat yang positif corona ini sudah diisolasi di rumah sakit. DIa juga mengatakan seluruh perawat yang ada dirumah sakit. Dia juga mengatakan seluruh perawat yang ada di rumah sakit itu juga menjalani isolasi mandiri. Iya perawat di Bunda Thamrin positif. Kita duga karena kontak dengan pasien PDP yang meninggal kemarin. Yang meninggal kemarin itu hasil rapid test-nya kan juga positif.” tutur Jubir Gugus Tugas COVID-19 Sumut, Aris Yudhariansyah.

Langsung diisolasi di rumah sakit. Perawat lainnya juga harus isolasi mereka isolasi mandiri. Hingga selasa  terdapat lima pasien terkait Corona yang wafat di Medan. Dua pasien dinyatakan positf Corona berdasarkan hasil rapid test. Pasien kedua wafat pada hari Senin. Pasien itu juga telah dinyatakan positif Corona. Pasien pertama wafat adalah dokter Ucok. Pasien tersebut wafat pada hari Selasa. Besoknya pemerintah  mengatakan pasien tersebut positif Corona.

Pasien ketiga yang wafat adalah Asisten Pembangunan dan Sosial Setda Kota Medan, Musaddad Almarhum wafat dalam status sebagai PDP pada Hari Rabu dan belum ada hasil tes yang menyatakan positif atau negatif Corona. Pasien keempat wafat pada Hari Senin. Pasien tersebut adalah ketua POK PAN Sumut SUhandi Andhiq. Almarhum wafat dalam status PDP Corona dan belum diketahui hasil pemeriksaannya.

 

Merasa Khawatir Tularkan Virus, Perawat Italia Bunuh Diri Setelah ...

HomePage:

kemudian, Pasien kelima meninggal pada hari selasa di RS Bunda Thamrin. Pasien tersebut dinyatakan positif Corona berdasarkan rapid test. Sebelumnya terdapat lima pasien terkait Corona yang wafat di Medan. Dua pasien dinyatakan positif Corona, dua orang masih dalam status PDP, serta seorang lagi dinyatakan positif Corona berdasarkan hasil Rapid test. 

Aris menyebut istri dan dua anak PDP yang wafat itu mengikuti rapid test karena punya kontak erat. Namun, Aris tak menjelaskan detail kapan pemeriksaan dilakukan. Anak-anak masih pada kecil. Kebutuhannya masih banyak.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*